ABOUT

Tentang Ambon City of Music.
images

Musik dan Kota Ambon tidak dapat dilepas pisahkan. Musik seakan-akan telah menjadi nadi pergerakan dari sebuah kota yang dikenal dengan julukan ambon manise. Karena intuisi bermusik secara lahiriah sudah melekat didalam nadi dan darah orang ambon. Maka muncullah ungkapan “orang ambon sejak didalam rahim sudah bisa bernyanyi atau bersenandung”

Seirama dengan ini muncullah sejumlah besar penyanyi asal kota ambon yang telah mengharumkan nama indonesia dengan suara emas dan penampilan yang luar biasa di ajang lomba international maupun nasional, karena merajai pasar musik Indonesia.


Hal tersebut dapat dilihat dari maraknya pertumbuhan industri musik berskala lokal dalam bentuk industri rekaman maupun live music yang menghasilkan berbagai prestasi baik ditingkat nasional maupun international.

Melihat potensi tersebut, maka pemerintah Kota Ambon pada tahun 2011 disalah satu event musik Ambon Jazz Plus festival 2011 telah mencanangkan Ambon sebagai kota musik. Potensi ini kemudian ditindak lanjuti oleh Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (BEKRAF RI) bersama-sama pemerintah kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku mencanangkan Ambon menuju Kota Musik Dunia versi unesco pada tanggal 29 oktober 2016 bertempat di Lapangan Merdeka, Ambon.

Pencanangan tersebut diikuti oleh 25 rencana aksi yang disusun sebagai bagian dari persyaratan unesco creative cities network, dan kemudian terbagi dalam 5 pilar pengembangan kota musik dunia yaitu : Musisi dan Komunitas, Infrastruktur, Industri Musik dan Pendidikan Musik dan nilai sosial budaya. Kelima pilar tersebut selanjutnya menjadi panduan pengembangan Ambon Menuju Kota Musik Dunia yang penerapannya dilaksanakan oleh AMBON MUSIC OFFICE (AMO)

Ambon Music Office memiliki fungsi untuk menyiapkan strategi dalam upaya menuju kota musik dunia yang berkoordinasi secara teknis dengan BEKRAF RI dan Pemerintah Kota Ambon, sekaligus menjadi pusat seluruh informasi yang berkembang saat ini khususnya pada bidang musik. Upaya dalam mewujudkan hal tersebut merupakan syarat yang harus di realisasikan untuk mencalonkan Ambon sebagai Kota Musik dunia versi unesco pada tahun 2019.

Dalam Proses penerapannya, bidang kreatif musik di kota Ambon juga menjalin kerjasama dalam ruang lingkup Internasional dengan kota-kota musik dunia lainnya yang sebelumnya telah terpilih oleh UNESCO, serta perpaduan antara bidang musik dengan bidang kreatif lainnya.

Peranan Ambon sebagai kota musik dunia tidak hanya berpengaruh pada musisi dan mereka yang profesional dalam bidang musik. Namun juga sebagai kelangsungan perkembangan ekonomi masyarakat kota Ambon dalam membangun kekuatan baru and potensi sumber daya manusia.


Music and Ambon City is inseparable. Music apparently has become core movements from a city known as Ambon Manise. Since Music intuition naturally attach in Ambonese people life. so emerge the phrase "Ambonese was able to sing since from the womb"

Along with it, great singers originally from Ambon has brought Indonesia to its prime with their golden voices and amazing performance both nationally and internationally which overruled Music market in Indonesia. it can be seen by the growth of local music industry in forms of recording or live music that results various prestige both national or international.

Based on that potentions, then government of Ambon City has launched Ambon as City of Music on Ambon Jazz Music Festival 2011. these potentions then followed-up by the Creative Economy Institution of Indonesian Republic (BEKRAF RI) along with Maluku Province Government to Launch World City Of Music UNESCO version on October 29th 2016 at Lapangan Merdeka Ambon.

That Launched had been followed by 25 consisted action plan as part of Unesco Creative Cities Network requirements and divided into 5 pilars of World City Of Music expansion i.e: Musician and Community, Infrastructure, Music Industry dan Music Education, and Socio-Cultural Values. These 5 pillars furthermore will be a guide to the expansion of Ambon towards World City of Music and its implementations by the AMO (Ambon Music Office).

AMO has its function to prepare strategy towards World City of Music in coordination technically with BEKRAF RI and Ambon City Government including on become center of information especally about music. this kind of efforts are executable requirements to nominate Ambon as World City Of Music in 2019.

In its processes, Music Creative Department in Ambon also cooperate internationally with previous Unesco's World City of Music and in combinations of music department and other creative departments.

The role of Ambon as World City of Music not only effected to musician and those who are profesional in music. but also as a sustainable economy development of Ambon people to build new power and human resource potention.

SUPPORT US ON

Be Social & Get in Touch with updates.

EVENT TERBARU 2019

Peresmian Pusat Studi Kajian Musik Islami | Mar 05
Konferensi Musik Indonesia Festival 2018 | Mar 07
Tahury, Insentif Pertunjukan Musik Untuk Sanggar D | Mar 08
Insentif Pertunjukan Musik Untuk Sanggar/Komunitas | Apr 06